Berita

Enam Mahasiswa Unika Weetebula Ikuti LKM APTIK di Surabaya, Perkuat Wawasan Kepemimpinan dan Analisis Sosial

249
×

Enam Mahasiswa Unika Weetebula Ikuti LKM APTIK di Surabaya, Perkuat Wawasan Kepemimpinan dan Analisis Sosial

Sebarkan artikel ini
Enam Mahasiswa Unika Weetebula Ikuti LKM APTIK di Surabaya, Perkuat Wawasan Kepemimpinan dan Analisis Sosial(Fajarflores/Ril Minggu)

FAJAR FLORES – Enam mahasiswa Universitas Katolik (Unika) Weetebula diberangkatkan untuk mengikuti Latihan Kepemimpinan Mahasiswa (LKM) APTIK yang diselenggarakan di Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya. Para peserta berasal dari dua fakultas, yakni Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) serta Fakultas Sains dan Teknologi (FST).

Adapun enam mahasiswa tersebut masing-masing adalah Dominggus Tamo Ama, Gabriela Sofiani Seingo, Yohanes Baylon Torang, Katarina Norce Bulu, Yasinta Bulu dan Yustinus Daga Dappa.

Ketua BEM Fakultas Sains dan Teknologi (FST) Unika Weetebula, Ming Tamo, menjelaskan bahwa keikutsertaan mahasiswa dalam kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperluas wawasan dan memperdalam pemahaman tentang kepemimpinan yang berkarakter.

Menurut Ming, pengalaman mengikuti LKM sebelumnya memberikan dampak besar bagi cara pandangnya terhadap kepemimpinan dan kerja kolaboratif lintas kampus.

“Kegiatan ini menjadi ruang strategis untuk memahami nilai dasar kepemimpinan, meningkatkan kemampuan analisis sosial, serta menumbuhkan tanggung jawab moral sebagai generasi muda yang siap menjadi agen perubahan,” ungkapnya.

Ia menambahkan, selama tiga hari para peserta mengikuti rangkaian pelatihan seperti diskusi, simulasi, dan kerja sama lintas kampus. Metode tersebut dinilai efektif dalam memperkaya perspektif mahasiswa tentang dinamika kepemimpinan di tingkat lokal maupun nasional.

“LKM ini juga meneguhkan komitmen mahasiswa terhadap etika pelayanan, integritas pribadi, dan kemampuan berkolaborasi demi mewujudkan komunitas akademik yang humanis, kritis, dan transformatif,” ujarnya.

Ming menekankan bahwa kegiatan ini bukan hanya sebatas pengembangan diri, tetapi juga proses pembentukan karakter kepemimpinan yang berorientasi pada pelayanan dan tanggung jawab sosial.

“Latihan Dasar Kepemimpinan adalah ruang pembentukan karakter sesuai spirit Jaringan Mahasiswa APTIK sebagai wadah kaderisasi yang visioner dan berkelanjutan,” tutupnya.

Kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan pemimpin muda yang siap memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, kampus, dan dunia akademik di masa mendatang. ***