BeritaPapua

Bentrok Dua Kubu di Puncak Jaya, Satu Tewas dan Empat Luka Akibat Serangan Panah

140
×

Bentrok Dua Kubu di Puncak Jaya, Satu Tewas dan Empat Luka Akibat Serangan Panah

Sebarkan artikel ini
Bentrok Dua Kubu di Puncak Jaya, Satu Tewas dan Empat Luka Akibat Serangan Panah(Fajarflores/Ril Minggu)

FAJAR FLORES – Dua kelompok warga terlibat aksi saling serang menggunakan panah di Jalan Poros Trans Papua, Kampung Pagaleme, Distrik Pagaleme, Kabupaten Puncak Jaya, Provinsi Papua Tengah, Rabu (26/11). Bentrokan tersebut melibatkan massa dari kubu Bupati Puncak Jaya, Yuni Wonda, dan kubu Miren Kogoya, mantan calon bupati pada Pilkada 2024.

Berdasarkan informasi yang diterima fajarflores.com, insiden ini menyebabkan satu orang meninggal dunia dari kubu Miren Kogoya. Korban dilaporkan tewas setelah terjatuh dari truk saat aksi saling serang berlangsung. Selain itu, empat orang lainnya dari kubu yang sama mengalami luka-luka akibat terkena panah.

Aksi kekerasan ini diduga dipicu oleh aktivitas massa pendukung Miren Kogoya yang melintasi wilayah kubu Yuni Wonda ketika kelompok tersebut sedang melaksanakan tradisi adat bakar batu di Lapangan Amanah. Massa yang melintas diketahui melakukan arak-arakan menggunakan kendaraan sambil membawa alat perang tradisional berupa panah, sehingga memicu ketegangan antara kedua kubu.

Hingga berita ini diturunkan, aparat keamanan disebut telah turun ke lokasi untuk meredam situasi dan mencegah terjadinya bentrokan lanjutan. Belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian maupun pemerintah daerah terkait langkah penanganan pascabentrok.

Peristiwa ini kembali menyoroti rentannya gesekan antarkelompok di wilayah Papua, terutama menjelang dinamika politik lokal. Pemerintah daerah diharapkan segera mengambil langkah mediasi guna mencegah konflik semakin meluas.***