FAJAR FLORES – Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) mengeluarkan imbauan resmi terkait meningkatnya kasus penipuan yang mengatasnamakan layanan administrasi kependudukan. Pengumuman penting ini disampaikan langsung oleh Kepala Disdukcapil Manggarai Timur, Robertus Bonafantura, SE.
Dalam keterangan tertulis, Disdukcapil menegaskan bahwa saat ini banyak masyarakat menerima telepon maupun pesan WhatsApp (WA) dari nomor tak dikenal yang mengklaim berasal dari Disdukcapil. Modus yang digunakan antara lain:
1. Pemberitahuan pelayanan dokumen kependudukan.
2. Pelayanan Identitas Kependudukan Digital (IKD).
3. Undangan rapat verifikasi dokumen kependudukan.
4. Permintaan untuk mengisi link/tautan tertentu.
Para pelaku biasanya mengaku mengadakan pelayanan di kantor camat, kantor desa/kelurahan, hingga ruang publik seperti pasar dan supermarket.
Disdukcapil menegaskan bahwa seluruh bentuk penyampaian maupun ajakan tersebut adalah penipuan. Karena itu, masyarakat diminta tidak merespons telepon atau pesan WA dari nomor yang tidak dikenal, terlebih jika mengatasnamakan Disdukcapil.
“Kami mengimbau seluruh masyarakat Manggarai Timur untuk berhati-hati. Mengikuti instruksi dari pihak yang tidak bertanggung jawab berpotensi menyebabkan kebocoran data pribadi,” tulis Robertus Bonafantura dalam pengumuman tersebut.
Disdukcapil menegaskan bahwa setiap layanan resmi akan diinformasikan melalui saluran dan prosedur yang telah ditetapkan pemerintah, bukan melalui nomor pribadi atau tautan sembarangan.
“Demikian penyampaian kami, atas perhatian dan kerja sama masyarakat kami ucapkan terima kasih,” tutup Robertus Bonafantura.
Pengumuman resmi tersebut ditandatangani di Borong pada 2 Desember 2025 oleh Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Manggarai Timur, Robertus Bonafantura, SE.***












