FAJAR FLORES – Jalan lapen yang menghubungkan Kisol–Padang, tepatnya di Kelurahan Tanah Rata, Kecamatan Kota Komba, Kabupaten Manggarai Timur, kini kerap berubah menjadi aliran sungai setiap kali hujan deras mengguyur wilayah tersebut.
Pantauan di lapangan Sabtu 13 Desember 2025 menunjukkan, air hujan mengalir deras di badan jalan karena tidak tersedianya saluran drainase yang memadai. Kondisi ini tidak hanya mengganggu aktivitas pengguna jalan, tetapi juga berpotensi menyebabkan kerusakan serius pada struktur jalan lapen yang baru dibangun.
Warga setempat mengeluhkan kondisi tersebut karena genangan dan aliran air yang terus-menerus mempercepat kerusakan permukaan jalan, menimbulkan lubang, serta meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas, terutama bagi pengendara roda dua.
“Setiap hujan, jalan ini seperti sungai. Air mengalir di atas badan jalan karena tidak ada drainase. Kalau dibiarkan, jalan ini cepat rusak,”(13/12/2025) ungkap salah seorang warga Tanah Rata.
Menurut warga, pembangunan saluran drainase merupakan kebutuhan mendesak untuk mengatasi persoalan banjir di ruas jalan tersebut. Tanpa drainase, air hujan tidak memiliki jalur pembuangan sehingga seluruh limpasan air tertahan dan mengalir di badan jalan.
Masyarakat berharap Lurah Tanah Rata bersama anggota DPRD Kabupaten Manggarai Timur dari Daerah Pemilihan (Dapil) Kota Komba segera melaporkan kondisi ini kepada instansi terkait, seperti Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) atau Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur.
Langkah tersebut dinilai penting agar dapat dilakukan evaluasi teknis serta perencanaan penanganan yang tepat, termasuk pembangunan saluran drainase permanen, pengalihan aliran air hujan, dan perbaikan konstruksi jalan.
Warga menegaskan, tanpa tindakan cepat dari pemerintah, kerusakan jalan akan semakin parah dan berujung pada pemborosan anggaran karena perbaikan berulang. Oleh karena itu, tindakan perbaikan dan pencegahan dinilai harus segera dilakukan demi keselamatan pengguna jalan dan keberlanjutan infrastruktur di wilayah Kota Komba.***












