FAJAR FLORES – Kepolisian Sektor (Polsek) Borong terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung ketahanan pangan melalui pendampingan intensif terhadap petani jagung di wilayah hukumnya. Dari target penanaman seluas 210 hektar, hingga pertengahan Desember 2025 tercatat sekitar 110 hektar lahan telah berhasil ditanami.
Pelaksana Tugas (Plt) Kapolsek Borong, Iptu Anyer Nenobais, menjelaskan bahwa proses penanaman sempat mengalami kendala akibat tingginya curah hujan yang melanda wilayah Manggarai Timur dalam beberapa waktu terakhir. Meski demikian, pihaknya tetap optimistis seluruh target dapat diselesaikan dalam waktu dekat.
“Jika kondisi cuaca membaik dan mendukung, kami perkirakan paling lambat 10 hari ke depan seluruh penanaman jagung bisa rampung,” ujar Iptu Anyer.
Ia mengungkapkan, lokasi penanaman jagung tersebar di beberapa desa dan kelurahan, antara lain Desa Compang Ndejing, Watu Mori, Bea Ngencung, Lidi, Kelurahan Kota Ndora, serta Desa Nanga Labang. Seluruh titik tersebut mendapat pendampingan langsung dari personel Polsek Borong.
Pendampingan yang dilakukan mencakup berbagai tahapan, mulai dari pengolahan dan persiapan lahan, distribusi bibit, proses tanam, hingga pengawasan ketersediaan pupuk bagi petani. Menurut Iptu Anyer, kebutuhan pupuk saat ini dalam kondisi aman.
“Stok pupuk tersedia dan bisa diakses di Toko Dite. Kami juga telah mengeluarkan surat perintah tugas khusus bagi bintara pendamping di lapangan,” jelasnya.
Untuk meningkatkan efektivitas pendampingan, petani dibagi dalam kelompok-kelompok tani. Selain itu, Polsek Borong juga mendorong agar hasil panen nantinya dapat diserap oleh Bulog sebagai langkah menjamin kepastian pasar dan harga bagi petani.
Lebih lanjut, Iptu Anyer menyebutkan bahwa secara keseluruhan, total lahan penanaman jagung yang didampingi jajaran kepolisian di wilayah hukum Polres Manggarai Timur mencapai 767 hektar. Dari jumlah tersebut, 50 hektar merupakan bagian dari Program Lumbung Jagung NTT yang digagas oleh Kapolda.
“Bapak Kapolres menargetkan sebelum perayaan Natal 2025, seluruh penanaman jagung seluas 767 hektar di Manggarai Timur sudah selesai,” pungkasnya.***












